Tagged: suntik payudara Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • dustyswan 7:11 am on September 1, 2010 Permalink | Reply
    Tags: akibat suntik silikon ilegal, anti aging alami, , bahaya injeksi collagen, bahaya injeksi kolagen, bahaya kosmetik, bahaya pemutih, bahaya suntik silikon pada penis, beautyonwatch, bedah rekontruksi hidung bekas silikon, biaya pembesaran payudara, , , Cara Memilih Pemutih Kulit yang Aman, cara mengetahui kosmetik mengandung merkuri, , dampak penggunaan kosmetik ilegal, dimana tempat untuk membesarkan payudara, dokter kecantikan terbaik, efek injeksi pemutih, , efek penyalahgunaan silikon, efek samping suntik botox, face lift indonesia, foto wajah artis akibat suntik silikon, foto wajah rusak akibat merkuri, gambar wajah yang rusak akibat sikikon, global whitening, harga silikon padat untuk implant hidung, homemade face mask, iklan produk kecantikan kulit, injeksi pemutih kulit, injeksi penis, injeksi untuk membesarkan payudara, kadar aman hidrokinon pada kosmetik, , kasus korban pemutih wajah, kasus kosmetik berbahaya, , kasus tentang operasi kecantikan, klinik bedah plastik operasi kecantikan, klinik bedah vagina, klinik kecantikan wajah terbaik, klinik suntik kolagen, klinik suntik putih, kolagen injeksi, , korban silikon, , , kosmetik yang aman untuk wajah sensitif, krim malam, krim malam yang bagus, krim pemutih, kulit wajah mengelupas, latar belakang perawatan payudara, lihat gambar akibat bahaya kosmetik, melangsingkan badan dengan cepat, membentuk hidung dengan silikon, membesarkan buah dada dengan cepat, membesarkan buah dada suntik, , memilih pemutih kulit, memutihkan kulit dengan cepat dan aman, mengenali kandungan merkuri pada kosmetik, menghilangkan keriput di wajah, navores indonesia, navores pemutih kulit, navores whitening, navores whitening cream, , obat pemutih kulit, operasi lipatan mata, operasi plastik, operasi plastik kecantikan, operasi plastik michael jackson, , pemuith kulit instan 1 menit, , pemutih ketiak, , pemutih kulit aman, pemutih kulit berbahaya, , pemutih kulit instan tanpa merkuri, pemutih kulit michael jackson, , pemutih kulit tanpa efek samping, pemutih kulit tanpa pengelupasan, pemutih kulit terbaik, pemutih kulit terdaftar di badan pom, pemutih kulit yang cepat dan aman, pemutih kulit yang dianjurkan, pemutih kulit yang tidak berbahaya, pemutih kulit yang tidak berbahaya untuk wajah, pemutih selangkangan, pemutih tubuh instan, pemutih wajah, pemutih wajah selebriti, pemutih wajah yang tidak mengandung merkuri, penyalahgunaan silikon, plastic surgery disasters, ponds berbahaya, praktik injeksi, produk navores, pubic, resep pemutih wajah herbal, risiko penggunaan botox, , , suntik botox kembali makan korban, suntik payudara, , suntik putih aman, suntik putih vit c, , , suntik vit c kolagen, suntikan collagen pada payudara, suntikan filler berbahaya atau tidak, suntikan hormon ke payudara, suntikan kolagen payudara, thailands best selling skin lightening, tips melangsingkan tubuh, too much makeup, w 2 navores, w-11 navores, w-ii navores, w-ii navores di indonesia, wanita yang payudaranya disuntik silikon, whitening injection, wii navores   

    Cara Memilih Pemutih Kulit yang Aman 

    inmagine.com

    Kita biasanya mengenal bedak, pelembap, pembersih wajah, dan sejenisnya sebagai produk kosmetik. Bagaimana dengan produk pemutih kulit yang aman?

    Kalau dilihat dari kandungan bahan di dalamnya, produk pemutih wajah  memang mengandung beberapa bahan kimia. Namun, konsentrasi bahan ini harus memiliki batasan. Bahan seperti hidroquinon yang bekerja mengelupas kulit bagian luar dan menghambat pembentukan pigmen kulit melanin, pada kosmetik hanya diperbolehkan ada sebanyak 2%.

    Lebih dari itu, produk dapat menimbulkan iritasi kulit dan merusak melanin. Sementara, melanin berfungsi melindungi kulit dari radiasi sinar matahari. Dengan kata lain, semakin banyak melanin pada kulit, maka kulit akan makin terlindungi. Karena itulah, maka hidroquinon yang kadarnya lebih dari 2%, penggunaannya harus  di bawah pengawasan dokter. Dan produk seperti ini digolongkan sebagai obat.

    Bahan seperti AHA (Alpha Hydroxide Acid) juga dibatasi, yaitu hanya boleh 10% pada produk kosmetik. Lebih dari itu, produk termasuk golongan obat. Sementara bahan-bahan seperti asam retinoat, rodamin, dan merkuri (Hg), sama sekali tidak boleh terdapat dalam produk.

    Asam retinoat bekerja mengelupas kulit  dan dapat membuat kulit terasa seperti terbakar. Rodamin yang berfungsi memberikan warna, juga berbahaya bagi kulit karena senyawa kimia ini sesungguhnya adalah pewarna tekstil yang terkadang dipakai juga sebagai pewarna makanan dan bila dikonsumsi dapat menimbulkan kanker. Sementara merkuri yang tergolong sebagai logam berat berbahaya, juga dapat memicu timbulnya kanker kulit.  Bahan kimia ini bersifat mengendap di dalam kulit.

    Khasiat pemutih pada awalnya  memang menggiurkan. Hanya dalam hitungan minggu, kulit mengalami perubahan, seperti menjadi lebih kenyal, mulus, kerutan hilang, dan lebih putih. Tetapi, begitu pemakaian dihentikan, kulit akan kembali ke kondisi semula. Bahkan, kadang-kadang kondisinya dapat menjadi lebih buruk. Yaitu, kulit menjadi hitam atau muncul vlek-vlek. Kulit pun kadang-kadang menjadi merah seperti udang rebus.

    Kosmetik memang tidak boleh mempengaruhi fungsi fisiologis tubuh dan hanya boleh bekerja di lapisan epidermis kulit. Karena itu, jangan pernah menggunakan produk pemutih yang berbahan dasar zat kimia lebih dari tiga bulan. Sebab, setelah melewati tahap tersebut, proses regenerasi atau perbaikan kulit akan lebih sulit.(vivanews.com)

    Kandungan Pemutih Kulit Yang Aman

    Advertisements
     
    • kosmetik 3:24 am on January 27, 2011 Permalink | Reply

      produk pemutih apa sih yang aman bagi semua pengguna ?

  • dustyswan 6:22 am on June 24, 2009 Permalink | Reply
    Tags: Artis Jadi Korban Dokter Gadungan Keliling, artis korban dokter palsu suntik silikon, , , , , , dokter gadungan suntik silikon, , , , , , , , , , , , , memperbesar payudara dan memutihkan kulit wajah pasiennya, , perawatan kecantikan terhadap artis, , , , suntik payudara,   

    Artis Jadi Korban Dokter Gadungan Keliling 

    Dengan peralatan seadanya, pelaku bisa memperbesar payudara dan memutihkan kulit wajah.
    Resep Dokter (doc Corbis)

    VIVAnews – Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pria yang menjadi dokter gadungan. Bahkan pelaku juga mengaku menangani sejumlah perawatan kecantikan terhadap artis.

    Dengan peralatan seadanya, pelaku bisa memperbesar payudara dan memutihkan kulit wajah pasiennya.

    Tersangka yang memiliki sifat lembut ini adalah Asmari. Dia dilaporkan salah satu pasienya yang tidak mengalami perubahan setelah menjalani perawatan kulit dengannya.

    “Ini hanya vitamin saja, buktikan kalau ada yang sakit boleh pukul saya. Artis aja ada yang datang” ujar Asmari, di Polres Jakarta Selatan, Jumat 19 Juni 2009.

    Namun, pelaku tidak mau mengatakan siapa artis yang pernah mejadi pasiennya itu.

    Setelah diperiksa polisi, pelaku yang ditangkap di kawasan Mampang Prapatan ini ternyata hanya lulusan SMP yang pernah mengikuti kursus kencantikan tujuh tahun lalu.

    Karena usaha salonnya bangkrut, Asmari kemudian menjadi dokter keliling mejadi ahliperawatan kecantikan keliling.

    Asmari biasanya mematok harga untuk jasa perawatan yang dilakukannya antara Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta.

    Menurut Kepala Satuan Reskrim Polres Jakarta Selatan, Komisaris Subandi mengatakan, pelaku melanggar undang-undang kesehatan pasal 82 nomor 23 tahun 1992 dan pasal 78 undang-undang nomor 29 tahun 2004 tentang praktek kedokteran.

    Polisi juga menyita barang bukti 44 suntikan vitamin, jarum suntik, alkohol dan telepon genggam.

    Polisi hingga kini masih menyelidiki apakah vitamin maupun obat-obatan yang digunakan pelaku memiliki izin.

    • VIVAnews

     
    • ribet 7:32 am on July 1, 2009 Permalink | Reply

      Yang bego ya si korban atuhhhh, masa sih di era modern mau disuntik ama dokter keliling. jadi kalau mo diproses si korban jg harus di proses…kan ga ada korban lain2nya…jd dia mungkin punya motivasi lain u jeng mery…tul gak..pa pol jng dengerin tuh korban aja…cb selidiki lebih lanjut…oce …biar negri ini adil dan damai…

  • dustyswan 6:19 am on June 24, 2009 Permalink | Reply
    Tags: agnes korban suntik silikon, , , , , , , , , , , , , , kerugian akibat suntik silikon, korban dokter palsu suntik silikon, , , Korban Suntik Silikon Didera Teror, , , , , , , , , suntik payudara,   

    Korban Suntik Silikon Didera Teror 

    Keluhan medis dialami sekitar dua tahun usai perawatan kecantikan dokter gadungan.

    VIVAnews – Agnes, 30, korban praktik dokter palsu, meminta perlindungan polisi. Ia mendapat sejumlah teror usai mengungkap kasus kriminal sang dokter kecantikan.

    “Saya lega setelah bertemu Pak Wakapolda,” kata Agnes di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Selasa 23 Juni 2009.

    Sejumlah teror masuk melalui pesan singkat di telepon genggam pribadi Agnes. Rangkaian ancaman itu membuat hidup Agnes dan keluarga tak tenang. Isi ancaman itu antara lain, “Tunggu saja pembalasan dari saya.”

    Peristiwa bermula sekitar tiga tahun lalu saat Agnes menjalani perawatan kecantikan dr Mery. Dokter yang menjalankan praktik dari rumah ke rumah itu menawarkan perawatan kecantikan dengan sistem paket.

    Selain mengonsumsi serangkaian obat kecantikan yang diproduksi sang dokter, Agnes juga menjalani suntik silikon.

    Keluhan kesehatan mulai muncul saat memasuki tahun kedua. Kulit wajahnya rusak memerah. Agnes tak sendiri, puluhan pasien lainnya juga menderita gangguan kulit serupa.

    Agnes kemudian mencecar legalitas sang dokter. Ternyata dokter kecantikan itu tak dapat menunjukkan surat-surat praktik.

    Agnes pun melaporkan dokter itu ke polisi atas tuduhan menjalankan praktik dokter palsu. Sekitar setahun lalu polisi kemudian menangkap sang dokter gadungan dan menyita sejumlah obat kecantikan yang diproduksinya.

    Atas perbuatan sembrono sang dokter, Agnes menderita kerugian materi sampai ratusan juta rupiah. “Saat ini semua obat-obatan masih dalam pemeriksaan Badan Pengawas Obat dan Makanan,” ujarnya.

    • VIVAnews

     
  • dustyswan 6:06 am on June 24, 2009 Permalink | Reply
    Tags: artis korban suntik silikon dokter palsu, Artis Pun Jadi Pasien Dokter Palsu, Artis Pun Jadi Pasien Dokter Palsu Penyuntik Silikon, artis suntik silikon, , , , , , Dokter Palsu Penyuntik Silikon, , , , , , , , kasus suntik silikon dokter palsu indonesia, , , , , malpraktek suntik silikon, , , , salon palsu suntik silikon, salon suntik silikon dicekal, , , , suntik kecantikan ilegal, suntik payudara, , , suntik silikon dicekal, suntik silikon ilegal, , suntik silikon palsu,   

    Artis Pun Jadi Pasien Dokter Palsu Penyuntik Silikon 

    Jakarta – Dokter palsu yang ditangkap oleh Polres Jakarta Selatan, memiliki banyak pelanggan. Selama 7 tahun berpraktek, Asmari (45) telah memiliki pasien berjumlah ratusan, di antaranya bahkan artis-artis ibukota.

    “Pasien saya banyak ada ratusan. Artis-artis juga pakai,” ujar Asmari saat digelandang di Polres Jakarta Selatan, Jl Wijaya II, Jakarta, Jumat (19/6/2009). Dokter palsu ini ditangkap polisi di Mampang siang tadi.

    Asmari mengaku membuka praktek suntik silikon sejak 2002. Lulusan Sekolah dasar (SD) ini tidak mempunyai tempat praktek tetap. Meluasnya layanan suntik silikon Asmari menyebar melalui informasi dari pasien yang satu ke pasien lainnya.

    Diakui Asmari, keahliannya menyuntik didapat saat bekerja di sebuah salon. Tapi salon tempatnya bekerja kemudian bangkrut pada tahun 2000. Alhasil, Asmari pun menekuni profesi sebagai dokter palsu khusus suntik silikon.

    “Tapi belum ada yang komplain. Belum ada yang infeksi dan rusak jaringan kulitnya, masa saya ditangkap. Kalau ada korbannya, sini tunjukkan,” tambah Asmari membela diri.

    Tertangkapnya pria yang mengaku sempat mengenyam pendidikan di bangku Sekolah menengah Pertama (SMP) ini bermula saat polisi menelusuri laporan salah satu pasien Asmari. Asmari ditangkap saat hendak  menyuntikkan silikon ke tubuh pasiennya di kawasan Mampang, Jakarta Pusat.(detiknews)

     
  • dustyswan 9:39 am on May 27, 2009 Permalink | Reply
    Tags: , , , , , , , , , , , , , Payudara Membusuk akibat Injeksi Kolagen, payudara membusuk akibat suntikan ahli kecantikan, , suntik payudara, ,   

    Payudara Membusuk akibat Injeksi Kolagen 

    inmagine.com

    inmagine.com

    Ingin penampilan tubuh dan wajah menjadi lebih cantik dan tampan, beberapa warga Singapura justru mendapat bencana. Muncul bisul bernanah di tubuh mereka yang dipermak. Tapi beberapa pekerja seks di Batam mengaku tidak mengalami efek samping.

    FEBI (27), seorang pekerja seks di kawasan bisnis Nagoya, mengaku tidak ada masalah setelah memperoleh treatment berupa injeksi botox dan Intense Pulse Light (IPL) pada bibir dan dagunya. Kini dia memiliki bibir yang sexy seperti milik aktris Hollywood Angelina Jolie. Dagunya pun menjadi lancip seperti punya artis Paramitha Rusadi. Febi mengaku semakin laris karena penampilan barunya yang lebih menawan.

    Febi mengaku banyak pekerja seks di Batam melakukan hal serupa karena memang mereka ingin tampil lebih cantik terkait profesi mereka. “Saya tahu beberapa perempuan yang melakukan botox pada wajah mereka,”ujar Febi kepada wartawan koran Singapura, The Strait Times.

    Mereka melakukan itu karena treatment botox manjur untuk menghilangkan kerutan-kerutan di wajah. Sehingga wajah mereka menjadi lebih kencang dan segar.

    Tapi kondisi berbeda dialami sejumlah warga negara Singapura yang melakukan treatment serupa di Batam. Dua perempuan dan seorang laki-laki WN Singapura menyesal setelah bagian tubuhnya dipermak oleh “ahli kecantikan” di Batam.

    Mereka mengira bahan yang disuntikan ke tubuh mereka merupakan zat yang aman dan bisa mempercantik penampilan. Mereka mengaku sang ‘ahli’ menginjeksi collagen dan sejenis hormon ke payudara. Hasilnya, ternyata bencana yang diperoleh. Dua perempuan itu mengaku payudara mereka membengkak, tampak seperti bisul dan mengeluarkan darah.

    Seorang pria juga datang ke klinik yang sama untuk mempermak dagunya serta mencetak lesung pipi agar mirip seperti John Travolta. Yang dia dapat
    justru bengkak permanen yang sangat jelek pada dagunya.

    Ada sebuah aestetic clinic di kawasan Tiban, Batam, yang biasa melayani orang-orang dari Singapura. Klinik inilah yang diduga melakukan praktik ilegal. Seorang korban bernama Asmah (nama samaran), kini harus menderita setelah menerima treatment dari ahli kecantikan bernama Nora Bima di Tiban, sejak tahun 2006 silam. Dia mengaku menerima lebih dari 50 injeksi ke tubuhnya dan menghabiskan uang sekitar 4.000 dolar Singapura.

    Juli tahun lalu, Asmah merasakan sakit luar biasa di bagian payudara sebelah kanannya yang menerima suntikan hormon. Payudaranya membengkak dan pecah mengeluarkan darah. Akhirnya ia memutuskan melakukan operasi di sebuah rumah sakit di Singapura untuk mengobati bisul pada payudaranya. Asmah menduga bahwa bahan yang disuntikkan si ahli kencantikan itu bukanlah murni collagen tetapi telah dicampurkan dengan bahan lainnya.

    Kondisi serupa dialami Lyn, warga Singapura lainnya. Setelah mendapat injeksi silikon, payudaranya membengkak dan bernanah serta mengeluarkan darah. Dia juga berniat merampingkan pinggang dan mengencangkan wajah dengan silikon dan botox. Dia sudah menghabiskan 2.000 sin dolar, tapi tidak ada perubahan apa-apa. Wajahnya malah semakin memburuk dan membengkak. “Saya hendak mempercantik diri tetapi justru penyesalan yang saya dapatkan,”keluh Lyn.

    Dr Martin Huang, direktur dan konsultan operasi plastik di Cosmetic Surgery Clinic di Singapura mengatakan, orang Singapura ke Batam untuk mempercantik diri karena jauh lebih murah dibandingkan di Singapura. Sebab biaya menjalankan bisnis di Batam memang jauh lebih murah.

    Namun dia mengingatkan agar warga Singapura memerhatikan keahlian dari dokter yang merawat mereka. Apakah benar-benar ahli atau tidak. Karena kesalahan dalam perawatan akan sangat berbahaya bagi pasien.

    “Saya tidak mengatakan mereka menggunakan produk dengan kualitas yang lebih rendah. Tetapi ada beberapa pertanyaan yang harus mereka tanyakan,” katanya.( The Strait Times)

     
  • dustyswan 9:01 am on May 27, 2009 Permalink | Reply
    Tags: , , , , , dagu, , , , , , , , kelopak mata, , , , , , , Pasien-pasien silikon, payudara, , , , pipi, Poli Bedah RSSA Malang, Sehari 20 Kasus ''Efek Montok'', , , , suntik payudara, , , , suntikan ahli kecantikan,   

    Sehari 20 Kasus Injeksi Silikon 

    inmagine.com

    inmagine.com

    Montok dan menor dengan injeksi silikon bukan berarti tanpa efek samping. Catatan di Poli Bedah RSSA Malang, korban suntikan silikon cair terus bertambah. Dalam sehari bisa 20 kasus terjadi akibat ”efek montok” ini. Bahkan, rata-rata, pasien yang datang sudah dalam kondisi parah.

    Kasus terbanyak, silikon cair yang disuntikkan sudah meluber ke sekitar daerah yang disuntik. Misalnya di hidung, dagu, kelopak mata, pipi, payudara, hingga penis. “Pasien-pasien silikon ini umumnya ingin tampil lebih sempurna ketimbang kondisi tubuh aslinya. Tetapi, caranya dengan mengambil jalan pintas dan murah,” jelas dr Herman Joseph LW, SpBP, dokter spesialis bedah kosmetik, plastik, dan rekonstruksi RSSA di ruang kerjanya kemarin.

    Injeksi silikon cair itu, jelas dia, memang bisa menghasilkan orang dengan wajah yang sama dan khas. Ini karena kehadiran benda cair yang mengisi wajah. Misalnya di dagu, bibir, hidung, dan sebagainya. Hal ini sangat berbahaya. Sebab, sifatnya cair dan menyebar ke mana-mana serta terus mengikuti gaya gravitasi.

    “Bahayanya, silikon ini mudah masuk ke dalam pembuluh darah hingga bisa menyebabkan penyumbatan ke areal lokasi di mana silikon disuntikkan,” jelas dokter lulusan spesialis bedah plastik FK Unair 2004 ini.

    Masalah yang timbul akibat suntikan silikon cair ini adalah silikonoma. Penyakit ini timbul akibat dari silikon cair yang berbentuk seperti tumor (benjolan). Kasus tertinggi adalah pada wajah, payudara, penis, dan bibir. Wajah bisa meliputi hidung, dagu, kelopak mata, dan pipi.

    Tren akhir-akhir ini, kasus paling banyak adalah penyuntikan silikon pada penis. Ini hal baru, asal pasiennya banyak dari Pasuruan dan Probolinggo karena ada jasa suntik silikon keliling sehingga banyak yang tergiur. “Rata-rata kasus suntik silikon penis ini masuk sekitar 3 kasus baru per bulannya,” ujar dia.

    Reaksi akibat suntikan silikon cair ini, sambung dia, biasanya berupa reaksi alergi termasuk reaksi alergi tipe IV (dengan kemunculan sangat lambat) dan tidak langsung dirasakan. Sebab, rata-rata dampak reaksi alergi dari silikon cair ini bisa hadir sekitar lima tahun kemudian sejak zat tersebut disuntikkan.

    Misalnya, pasien yang datang pada tahun ini, berarti suntik silikonnya terjadi sekitar 2003. “Memang, pada awal disuntikkan, hasilnya langsung tampak bagus sekali. Ketika sudah sampai lebih dari lima tahun, baru terjadi rasa panas, bengkak, sampai-sampai wajah tidak berbentuk. Proses seperti ini silikon cair sudah meluber ke mana-mana,” papar dia.

    Bagaimana penanganan pasien yang sudah bengkak akibat silikon? Herman Joseph memaparkan, penanganan pasien silikon cair ini dilakukan debulking (pembuangan silikon sebagian). Silikon tidak bisa dibuang semuanya, karena sudah telanjur menyebar ke lapisan dermis kulit. Juga, silikon cair tidak bisa disedot. Langkah lain adalah eksisi (dibuang secara tajam) atau dikerok.

    Silikon yang sudah dibuang bentuknya gumpalan mirip sekumpulan daging bakso yang diberi borax. Kadang-kadang ada bulatan-bulatan kecil seperti mutiara yang isinya silikon cair.

    Herman menyebut bahwa silikon cair ini sekitar 1950-an bisa menambal sesuatu yang lubang dan mengencangkan kulit yang berkerut. Lalu, pada 1974 lembaga Food Drug Administration (FDA) memberikan kritik pemakaian silikon cair.

    Produk injeksi yang aman tetap ada, tetapi harus dilakukan oleh dokter bedah plastik atau dokter ahli yang terlatih seputar beauty clinic. Produk injeksi yang aman antara lain: filler (pengisi), produk ini sangat aman namun juga mahal. Rata-rata tarifnya sekitar Rp 2 juta-Rp 2,5 juta per lokasi filler.

    Di dunia medis, penanganan bedah plastik untuk menyempurnakan kekurangan tubuh juga menggunakan bahan silikon. Namun, silikon yang dipakai adalah silikon padat yang tahan sampai kapan pun. Silikon padat ini mudah dibentuk sesuai dengan kemauan dokter yang mendesain bentuk ukuran silikon yang dibutuhkan pasien.

    “Silikon padat ini, bisa dimanfaatkan untuk memancungkan hidung, memajukan dagu, memajukan tulang pipi, hingga mengganti sendi-sendi jari,” papar Herman.

    Silikon padat ini memang masuk kategori operasi bedah plastik yang mahal. Satu lokasi saja rata-rata membutuhkan biaya sekitar Rp 5 juta. Permintaan tertinggi adalah perbaikan bentuk payudara, hidung, dan kelopak mata.

    Herman mengatakan operasi silikon padat ini disebut sebagai lunch time surgery dengan bius lokal. Operasi ini dilakukan sekitar 30-45 menit saja. Lalu, setelah operasi pasien bisa beraktivitas seperti biasa. Operasi pemasangan silikon padat ini, harus memperhatikan blok saraf di sekitar daerah yang akan dipasang silikon.

    Pemasangan silikon padat untuk payudara misalnya, memperhatikan berat badan, tinggi badan, lebar dada, dan lingkar dada. Hanya saja, silikon padat ini tidak boleh dipasang ke penis. “Khusus penis, hanya bisa dilakukan operasi membesarkan batang penis saja,” ujarnya.(jawapos.com)

     
  • dustyswan 6:44 am on March 19, 2009 Permalink | Reply
    Tags: cantik berujung maut, , , , , suntik berbahaya, suntik payudara,   

    Mau Cantik, Maut Taruhannya 



    Hati-hati dengan bujuk rayu untuk mempercantik tubuh. Atas nama kecantikan, ada saja pihak-pihak yang tidak ahli di bidang bedah plastik kerap memanfaatkan orang-orang yang tergiur untuk memperindah kemolekan tubuh. Padahal, taruhannya nyawa.

    Lisa, warga Kampung Baru, Kecamatan Sukarame, Palembang, adalah korban kecantikan dari malapraktik pembesaran payudara. Malang baginya, niat untuk mempercantik diri malah berujung maut. Dara manis berusia 23 tahun itu tewas, Selasa (25/7), dua hari setelah payudaranya disuntik silikon oleh Jum Febrianto (49).

    Praktik terlarang itu dilakukan di Salon Budi, Jalan Kolonel H Burlian, Palembang, Minggu (24/7) sekitar pukul 11.00. Di ruang perawatan wajah salon tersebut, Lisa dibaringkan di tempat tidur.

    Berlagak seperti seorang dokter, Jum, pria yang kerap disapa dengan mbak itu, menyuntikkan 150 cc silikon ke payudara Lisa agar ukurannya membesar empat sentimeter. Penyuntikan itu disaksikan oleh Budi Martino, pemilik salon, dan Venny, kakak Lisa.

    Bagi Jum, warga Gang Sido Mulyo, Kelurahan Plaju Darat, Palembang, praktik itu bukan hal baru. Tahun ini, pria lulusan SMP itu sudah dua kali melakukan hal serupa. Ilmu memperbesar ukuran buah dada dengan suntikan silikon dipelajari dalam waktu satu minggu dari temannya, Deri.

    Dari praktik tersebut, pria yang bekerja sebagai perias pengantin itu rencananya mendapat Rp 1,3 juta. Ia sudah mendapat uang muka Rp 1 juta, dan Rp 200.000 di antaranya dibayar ke Budi, pemilik salon, untuk komisi.

    Jum mengakui, suntik silikon sangat berbahaya jika diberikan kepada orang yang punya alergi atau tidak sehat.

    “Saya tahu risikonya. Suntik silikon bisa mematikan. Tetapi saya sudah mencoba ini dua kali, dan berhasil,” tutur pria berambut pirang itu. Ia sendiri sudah pernah disuntik silikon pada bagian buah dada, hidung, dan dagunya dengan bantuan Deri.

    Budi, pemilik salon, mengaku menyediakan tempat praktik suntik silikon karena tidak tahu risikonya. Ia tergiur menawarkan layanan itu karena ada permintaan dari pelanggan.

    Akibat perbuatannya, Jum dan Budi kini mendekam di tahanan di Kepolisian Sektor Sukarame.

    Kepala Kepolisian Kota Besar Palembang Komisaris Besar Wakin Mardiwiyono mengatakan, praktik suntik silikon yang ilegal dan menimbulkan korban jiwa itu baru sekali terungkap di Palembang. “Sangat dimungkinkan masih banyak salon kecantikan yang melakukan praktik ilegal semacam itu di Palembang,” katanya.

    Ada permintaan, ada barang. Praktik terlarang itu pun menjerumuskan mereka yang terobsesi memperindah tubuh dalam kondisi keuangan terbatas dan pengetahuan kurang. (bm lukita grahadyarini) www2.kompas.com

    ——————————————————————-

    Kosmetik Bocorkan Ginjal, Lebih 10 Wanita Bocor Ginjalnya di Medan

    Praktik Bedah Platik Gelap, Dokter Dihukum 3 Tahun

    Waria Tewas Usai Suntik Silikon

    Disuntik Silikon, Hidung Lela Berantakan

    Whitening Cream : Serigala Berbulu Domba ?


     
  • dustyswan 6:40 am on March 19, 2009 Permalink | Reply
    Tags: , , , , , , foto pembesaran payudara, , , , , injeksi payudara, kasus hilda, , , , , , , klinik memperbesar payudara, , , , memperbesar payudara, metode baru memperbesar payudara, payudara besar dan kencang dalam waktu singkat, payudara palsu, , payudara seksi, , resiko suntik payudara dengan silikon, , , , , , , suntik payudara, Suntik Payudara : Belajar dari Kasus Hilda, , , teknik pembesaran payudara instan, tewas akibat suntik payudara,   

    Suntik Payudara : Belajar dari Kasus Hilda 

    Hati-hati dengan Cara Instan untuk Cantik

    JAKARTA – Tampil cantik dan sehat tentu sangat didambakan kaum wanita. Sehingga banyak cara instan yang ditempuh untuk cantik dalam sekejap tanpa memikirkan efek sampingnya. Contohnya, penyuntikan silikon cair maupun kolagen terhadap bagian tubuh tertentu untuk mempertahankan keindahan wajah dan tubuh.
    Akibat ingin cantik dan molek itulah, seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Belanda, Hilda Pasman (20), justru tewas ketika sedang berupaya menyempurnakan penampilannya dengan cara memperbesar payudara. Perempuan itu tewas setelah Ho Tjun Tju, pemilik Salon Cucu, yang membuka usaha 15 tahun di bidang kecantikan, menyuntikkan cairan yang diakui sebagai kolagen ke dalam payudara Hilda.
    Polsek Metro Kebon Jeruk akan mengirimkan botol berisi cairan yang disuntikkan ke payudara Hilda itu, ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, untuk memastikan apakah cairan itu kolagen atau zat lainnya. Untuk melengkapinya, Kapolsek Kebon Jeruk, Komisaris Ahmad Alwi, akan memanggil saksi ahli dari Departemen Kesehatan dan instansi terkait lainnya.
    Di depan penyidik, Ho Tjun Tju mengatakan pada mulanya ia menolak memberikan suntikan kepada Hilda karena waktu itu hari Sabtu (7/8) sekitar pukul 16.00 WIB, ia hendak berangkat ke gereja. Tapi ternyata Hilda tetap memaksa Ho Tjun Tju supaya memberikan suntikan kolagen agar payudaranya membesar dan kencang. Beberapa saat kemudian setelah disuntik, Hilda justru kejang-kejang dan pingsan. Kemudian ketika dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS Graha Medika, Hilda telah tewas.

    Kejadian yang sama pernah terjadi pada Christin di Surabaya, yang tewas karena menyuntikkan kolagen ke dalam payudaranya pada tahun 2001. Di kalangan masyarakat pun, kini masih banyak ditemukan adanya kerusakan bentuk tubuh akibat kedua cairan tersebut. Menilik kasus-kasus tersebut sebenarnya dapat dikatakan upaya mempercantik diri itu sebenarnya hanya membuahkan kecantikan sesaat. Selanjutnya hanya penderitaan yang mereka dapatkan. Mengapa?
    Seperti yang dikutip dari aplcare.com, silikon dan kolagen cair merupakan material yang banyak digunakan dalam operasi bedah plastik. Penggunaan silikon dan kolagen dalam bedah plastik harus dilakukan oleh dokter bedah plastik yang benar-benar mengerti mengenai hal ini. Alasannya, silikon maupun kolagen cair tidak dapat dibuang kapan pun diinginkan.
    Penggunaan silikon dan kolagen untuk operasi plastik sebenarnya sangat terbatas. Silikon cair sudah ditinggalkan penggunaannya sejak 1970, karena banyak menimbulkan efek samping yang kurang baik. Sejak saat itu pula di luar negeri dikeluarkan pelarangan penggunaan silikon cair. Demi keamanan, implan silikon yang sampai saat ini masih digunakan adalah dalam bentuk padat dan gel.
    Sedangkan penggunaan kolagen banyak dihindari karena reaksi hiper sensitivitas dan hasil yang kurang seimbang. Dr Sumintha B. Djaya, SpBP, anggota Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia (Perapi) bahkan tidak percaya kolagen tidak ada lagi di Indonesia. Berdasarkan sifat dan cara kerjanya, penggunaan implan kolagen adalah sebagai sarana rejuvenasi kulit (mengatasi kerutan akibat proses penuaan), bukan untuk tujuan augmentasi (mempertinggi organ tertentu seperti memancungkan hidung, mempertinggi pipi, dsb).

    Kerusakan Jaringan
    Partikel-partikel silikon cair akan menumpuk di jaringan di tempat disuntikkan dan memicu timbulnya inflamasi kronik. Kerusakan jaringan yang demikian disebut sebagai silikonoma. Penyalahgunaan silikon cair akhir-akhir ini marak dilakukan, di klinik maupun salon kecantikan yang belum mendapatkan pendidikan tentang bedah plastik. Untuk salon-salon tertentu, mereka bahkan tidak memilki kualifikasi medis sama sekali. Umumnya, mereka menjanjikan kecantikan dan kemolekan dengan harga murah.
    Di antara klinik dan salon tersebut banyak juga yang mencampur silikon cair dengan bahan-bahan lain yang dapat menambah kekenyalan. Selain itu, penambahan bahan ini juga untuk mempermurah harga silikon bagi pasien. Sayangnya, bahan-bahan tambahan itu pada akhirnya justru menyebabkan reaksi alergi pada tubuh. Akibatnya, bukan cantik dan molek yang didapat, tapi malah penyesalan seumur hidup dan tak jarang berujung pada kematian.
    Menurut pengakuan Nunung (bukan nama sebenarnya), pemilik salon kecantikan, cairan silikon yang banyak digunakan saat ini adalah cairan minyak yang biasanya digunakan sebagai pelumas mesin foto copy. Warnanya bening dan berbentuk cair seperti minyak goreng. Di pasaran, cairan itu biasa dijual sekitar Rp 30.000 per liter, namun di toko kimia harganya bisa mencapai Rp 100.00 per liter.
    Harga itu akan lebih mahal dua kali lipat, jika diperdagangkan di klinik maupun salon kecantikan. Lazimnya, perdagangan tersebut dilakukan dalam ukuran cc. Untuk membuat tonjolan di pipi, dagu maupun hidung, hanya membutuhkan 5 cc silikon. Sedangkan untuk memperbesar payudara diperlukan lebih dari 40 cc. Mereka harus membagi silikon dalam 5 cc silikon untuk satu kali penyuntikan. Ini berarti, ada sekitar delapan kali penyuntikan untuk memperbesar satu payudara.
    Sementara itu, payudara dikelilingi oleh banyak pembuluh darah yang lembut. Ketidakhati-hatian dalam melakukan penyuntikan akan mengakibatkan pembuluh darah tersebut sobek. Ujung-ujungnya, cairan silikon tersebut bocor dan menjadi satu dengan darah, yang kemudian mengalir ke dalam jantung. “Itu kan kayak minyak jadi menggumpal ketika ada di jantung, sehingga jantungnya tidak dapat memompa darah. Atau paling ringan minyak itu bercampur dengan darah,” kata Nunung.
    Nunung mengaku, selama ini dirinya selalu menolak pasien yang berkeinginan menyuntikkan silikon ke dalam bagian tubuhnya. Dia malah mengaku sering menolong dan mengobati orang-orang yang bentuk tubuhnya mengalami gangguan akibat penggunaan silikon.
    Banyaknya korban yang jatuh tersebut, akibat maraknya klinik dan salon ilegal yang menggunakan silikon cair untuk mempercantik pasiennya. Namun, di Indonesia hal tersebut tak kunjung mendapatkan tindakan secara agresif. Mereka umumnya hanya dikenai pidana karena telah melakukan usaha ilegal. Sementara, hukuman karena telah memasukkan sesuatu ke dalam tubuh belum ada.
    Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berusaha memasukkan permasalahan tersebut ke dalam salah satu pasal dalam Rancangan Undang Undang (RUU) Kedokteran. Surya Chandra, anggota Komisi VII DPR, mengemukakan bahwa pasal khusus tersebut akan memberi sanksi bagi setiap orang yang memberikan pelayanan seperti layaknya seorang dokter untuk mengintervensikan suatu benda ke dalam tubuh.
    “Kalau salon-salon yang menggunakan jasa dokter tetapi tidak mendapatkan izin, maka dokternya pun juga bisa kena sanksi,” katanya. Hukuman yang diberikan akan semakin tinggi jika perbuatan tersebut mengakibatkan kematian. Dengan adanya undang-undang tersebut, paling tidak dapat membuat jera para pelakunya. (SH/tutut herlina/maya handini) sinarharapan.co.id/

    ——————————————————————–

    Want More ?

    Kosmetik Bocorkan Ginjal, Lebih 10 Wanita Bocor Ginjalnya di Medan

    Praktik Bedah Platik Gelap, Dokter Dihukum 3 Tahun

    Waria Tewas Usai Suntik Silikon

    Disuntik Silikon, Hidung Lela Berantakan

    Whitening Cream : Serigala Berbulu Domba ?

    Mau Cantik, Maut Taruhannya

    Memermak Kecantikan Berujung Kematian

    Mengandung Zat Kimia Berbahaya


     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel