Tagged: efek suntik silikon Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • dustyswan 7:07 am on October 14, 2010 Permalink | Reply
    Tags: bahaya implan payudara, efek payudara silikon, efek suntik silikon, , Kehilangan Payudara Setelah Implan Meletus, korban implan payudara, , payudara silikon, penyakit akibat implan payudara, radang payudara akibat implan, , silikon,   

    Kehilangan Payudara Setelah Implan Meletus 

    Lindsey Easeman (The Sun)

    Gel implan yang membuat payudaranya terlihat padat dan seksi, meletus.

    Lindsey Easeman hanya bisa menyesal pernah melakukan operasi implan payudara. Bukan lantaran harus membayar bunga kredit selama tiga tahun untuk membiayai operasi itu, tetapi wanita 27 tahun ini justru kehilangan kedua payudaranya dan jatuh sakit.

    Seperti dikutip dari laman The Sun, payudara ‘palsu’ Lindsey hanya bertahan selama empat tahun pascaoperasi. Implan yang membuat payudaranya terlihat padat dan seksi meletus, tepat setahun setelah cicilan kredit lunas.

    Lindsey melakukan operasi pembesaran payudara pada 2006 dengan biaya £3.500 atau sekitar Rp49,5 juta. “Hasilnya sangat menakjubkan sesuai impian saya, tapi semua kebahagiaan itu berubah saat saya mulai merasakan sakit di bagian dada awal tahun ini,” katanya.

    Rasa sakit disertai benjolan di bawah ketiak kanan itu membuatnya segera ke dokter. Hasil pemeriksaan ultrasound scan menunjukkan, gel implan di payudara bagian kanan meletus sehingga meradang dan membentuk benjolan.

    Kondisi itu membuatnya harus menjalani operasi pengangkatan dua payudaranya segera. Payudara di bagian kiri juga harus diangkat sebelum meletus dan meradang. “Saya syok, sampai-sampai dokter memberi saya obat antidepresi. Saya tak bisa membayangkan dada saya keriput tanpa payudara,” ujarnya.

    Tapi, Lindsey tak bisa menghindari kenyataan itu. Ia terpaksa menjalani operasi pengangkatan dan harus bekerja ekstrakeras untuk membiayai operasi rekonstruksi payudara dengan bahan yang lebih aman.

    Lindsey adalah satu dari ribuan warga Inggris yang terpikat iklan implan payudara dengan bahan Poly Implant Prothese (PIP). Bahan gel berbahaya yang diproduksi perusahaan asal Prancis ini sudah lama ditentang pakar medis karena bisa memicu peradangan serius di area payudara.

    Advertisements
     
  • dustyswan 6:47 am on March 19, 2009 Permalink | Reply
    Tags: bahaya silikon cair, , bahaya suntik silikon pada hidung, , , cara memancungkan hidung permanen, , , efek suntik silikon, , , hidung berantakan, , , , , , kasus suntik silikon pada hidung, , , , , , korban salon ilegal, , , , , , , , , , , , , , ,   

    Disuntik Silikon, Hidung Lela Berantakan 


    inmagine.com


    PARAS Lela (bukan nama sebenarnya – red) sebenarnya cukup cantik. Mukanya oval, bibir tipis. Tubuhnya pun langsing. Tapi, simak wajahnya. Ada sesuatu yang tidak pas di bagian hidung. Hidung Lela memang mancung. Tapi, terlihat tidak matching dengan wajahnya.

    “Kalau tahu bakal begini saya gak mau. Saya kadang minder. tapi, mau bagaimana lagi…,”kata Lela lirih, Kamis (13/11).

    Lela sudah berusaha memperbaiki bentuk hidungnya pada tahun 2005. Ia pergi ke Jakarta dan pergi ke dokter ahli ternama di Jakarta. Uang yang dikeluarkan cukup banyak Rp 12 juta. Tetapi, upayanya tak membuahkan hasil sempurna.

    “Saya menyesal melakukan operasi hidung dengan suntik silikon. Seandainya bisa memilih lebih baik saya tetap dengan bentuk hidung asli pemberian Tuhan,” ujarnya penuh penyesalan.

    Ihwal kisah dirinya dialami saat ia baru berumur 18 tahun. Saat itu, ia kerja di salon. Ia diiming-imingi si pemilik salon untuk memperindah hidung.

    “Masak saya bisa membuat orang cantik, tapi justru kamu yang kerja di sini tidak mau,” kata Lela mengingat bujuk rayu pemilik salon tempatnya bekerja.

    Awalnya kata Lela, hidungnya memang jadi mancung. Namun lambat laun setelah tiga tahun, ternyata terjadi perubahan. Bagian bawah hidungnya membesar dikarenakan sifat dasar air mencari tempat yang rendah.

    “Saya menyesal sekali, karena muka saya kelihatan tidak normal,” kata Lela yang bekerja di sebuah perusahaan swasta.

    Kolagen Asli Mahal

    Dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin Raden H Pamudji menyarankan agar masyarakat tidak mudah tertipu oleh penjualan ilegal yang mengatasnamakan produk kecantikan.

    “Anda harus cek apa betul cairan yang disuntikkan itu kolagen. Apalagi, kolagen yang asli harganya cukup mahal. Satu CC harganya bisa mencapai 80 hingga 100 dolar AS. Padahal, untuk memperbesar payudara diperlukan cairan kolagen sebanyak 200 CC. Artinya perlu dana sekitar 40 ribu dolar atau sekitar Rp 360 juta,” kata Pamudji.

    Dalam pemakaian yang cukup besar, tentu saja harganya sangat mahal. Oleh sebab itu, kolagen biasanya dipakai untuk mengatasi kerutan kulit bukan untuk memperbesar payudara.

    Selain mahal, kolagen juga memerlukan tempat penyimpanan khusus, yaitu pada suhu rendah dan konstan. Ini membuat banyak rumah sakit tidak sanggup menyediakan stok kolagen cair bagi pasien. Alhasil, untuk memberikan pelayanan suntikan kolagen tidaklah mudah dan murah.

    Pidana 5 Tahun

    Maraknya peredaran silikon ilegal untuk mengubah bentuk bagian tubuh merupakan satu tindakan melanggar hukum. Bagi pelanggarnya diancam hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Dasar ilegal juga sudah jelas, tanpa disertai surat izin peredaran serta dilakukan orang lain yang bukan ahlinya. Ada atau tidaknya korban, yang jelas benda apapun yang tergolong ilegal pasti ada ancaman hukum pidananya.

    Demikian Kapoltabes Palembang Kombes Pol Drs Lucky Hermawan MSi, Kamis (13/11). Menurutnya, selama peredaran barang tersebut jelas ada dan dapat dibuktikan keberadaanya maka jajarannya akan segera menindak lanjuti.

    “Terus terang untuk kasus seperti ini, kami terhambat tidak ada laporan dari korban yang pernah disuntik, bila laporan sudah apa pasti pengusutan tuntas akan diberlakukan,” kata Lucky.

    Khusus kasus seperti ini, pihaknya juga membutuhkan saksi ahli, seperti pihak medis yakni dokter yang membenarkan bahwa bila silikon tersebut masuk dalam tubuh manusia bisa berefek negatif bagi kesehatan.

    Selain itu, faktor kejelasan surat edar juga perlu, apakah ada surat izin edarnya atau tidak. Bila kedua syarat itu tidak terpenuhi, lanjut Lucky, dipastikan pihaknya akan segera melakukan tindakan represif.

    Terpisah Plt Kadinkes Palembang, dr Gema Aslani, M.Kes mengaku sulit memantau peredaran silikon yang dijual di pasar gelap. Pengawasan silikon sangat ketat baik oleh Dinas Kesehatan, Balai BPOM dan instansi terkait lainnya karena penggunaan hanya dilakukan dokter bedah untuk kepentingan medis.

    Sekarang, praktik suntik silikon menjamur di berbagai tempat, yang dilakukan secara tersembunyi. (cr3/sta/cr1)

    —————————————————————————————–

    Whitening Cream : Serigala Berbulu Domba ?

    Mau Cantik, Maut Taruhannya

    Memermak Kecantikan Berujung Kematian

    Mengandung Zat Kimia Berbahaya

    Belajar dari Kasus Hilda

    Spanish Look into Death of Nigerian First Lady After Cosmetic Surgery

    Kanye West’s Mother Dies After Cosmetic Surgery

    Surgeons Who Promise Beauty Destroy Lives by Lethal Injections

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel