Tagged: pemutih berbahaya Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • dustyswan 7:11 am on September 1, 2010 Permalink | Reply
    Tags: akibat suntik silikon ilegal, anti aging alami, , bahaya injeksi collagen, bahaya injeksi kolagen, bahaya kosmetik, bahaya pemutih, bahaya suntik silikon pada penis, beautyonwatch, bedah rekontruksi hidung bekas silikon, biaya pembesaran payudara, , , Cara Memilih Pemutih Kulit yang Aman, cara mengetahui kosmetik mengandung merkuri, , dampak penggunaan kosmetik ilegal, dimana tempat untuk membesarkan payudara, dokter kecantikan terbaik, efek injeksi pemutih, , efek penyalahgunaan silikon, efek samping suntik botox, face lift indonesia, foto wajah artis akibat suntik silikon, foto wajah rusak akibat merkuri, gambar wajah yang rusak akibat sikikon, global whitening, harga silikon padat untuk implant hidung, homemade face mask, iklan produk kecantikan kulit, injeksi pemutih kulit, injeksi penis, injeksi untuk membesarkan payudara, kadar aman hidrokinon pada kosmetik, , kasus korban pemutih wajah, kasus kosmetik berbahaya, , kasus tentang operasi kecantikan, klinik bedah plastik operasi kecantikan, klinik bedah vagina, klinik kecantikan wajah terbaik, klinik suntik kolagen, klinik suntik putih, kolagen injeksi, , korban silikon, , , kosmetik yang aman untuk wajah sensitif, krim malam, krim malam yang bagus, krim pemutih, kulit wajah mengelupas, latar belakang perawatan payudara, lihat gambar akibat bahaya kosmetik, melangsingkan badan dengan cepat, membentuk hidung dengan silikon, membesarkan buah dada dengan cepat, membesarkan buah dada suntik, , memilih pemutih kulit, memutihkan kulit dengan cepat dan aman, mengenali kandungan merkuri pada kosmetik, menghilangkan keriput di wajah, navores indonesia, navores pemutih kulit, navores whitening, navores whitening cream, , obat pemutih kulit, operasi lipatan mata, operasi plastik, operasi plastik kecantikan, operasi plastik michael jackson, , pemuith kulit instan 1 menit, pemutih berbahaya, pemutih ketiak, , pemutih kulit aman, pemutih kulit berbahaya, , pemutih kulit instan tanpa merkuri, pemutih kulit michael jackson, , pemutih kulit tanpa efek samping, pemutih kulit tanpa pengelupasan, pemutih kulit terbaik, pemutih kulit terdaftar di badan pom, pemutih kulit yang cepat dan aman, pemutih kulit yang dianjurkan, pemutih kulit yang tidak berbahaya, pemutih kulit yang tidak berbahaya untuk wajah, pemutih selangkangan, pemutih tubuh instan, pemutih wajah, pemutih wajah selebriti, pemutih wajah yang tidak mengandung merkuri, penyalahgunaan silikon, plastic surgery disasters, ponds berbahaya, praktik injeksi, produk navores, pubic, resep pemutih wajah herbal, risiko penggunaan botox, , , suntik botox kembali makan korban, , , suntik putih aman, suntik putih vit c, , , suntik vit c kolagen, suntikan collagen pada payudara, suntikan filler berbahaya atau tidak, suntikan hormon ke payudara, suntikan kolagen payudara, thailands best selling skin lightening, tips melangsingkan tubuh, too much makeup, w 2 navores, w-11 navores, w-ii navores, w-ii navores di indonesia, wanita yang payudaranya disuntik silikon, whitening injection, wii navores   

    Cara Memilih Pemutih Kulit yang Aman 

    inmagine.com

    Kita biasanya mengenal bedak, pelembap, pembersih wajah, dan sejenisnya sebagai produk kosmetik. Bagaimana dengan produk pemutih kulit yang aman?

    Kalau dilihat dari kandungan bahan di dalamnya, produk pemutih wajah  memang mengandung beberapa bahan kimia. Namun, konsentrasi bahan ini harus memiliki batasan. Bahan seperti hidroquinon yang bekerja mengelupas kulit bagian luar dan menghambat pembentukan pigmen kulit melanin, pada kosmetik hanya diperbolehkan ada sebanyak 2%.

    Lebih dari itu, produk dapat menimbulkan iritasi kulit dan merusak melanin. Sementara, melanin berfungsi melindungi kulit dari radiasi sinar matahari. Dengan kata lain, semakin banyak melanin pada kulit, maka kulit akan makin terlindungi. Karena itulah, maka hidroquinon yang kadarnya lebih dari 2%, penggunaannya harus  di bawah pengawasan dokter. Dan produk seperti ini digolongkan sebagai obat.

    Bahan seperti AHA (Alpha Hydroxide Acid) juga dibatasi, yaitu hanya boleh 10% pada produk kosmetik. Lebih dari itu, produk termasuk golongan obat. Sementara bahan-bahan seperti asam retinoat, rodamin, dan merkuri (Hg), sama sekali tidak boleh terdapat dalam produk.

    Asam retinoat bekerja mengelupas kulit  dan dapat membuat kulit terasa seperti terbakar. Rodamin yang berfungsi memberikan warna, juga berbahaya bagi kulit karena senyawa kimia ini sesungguhnya adalah pewarna tekstil yang terkadang dipakai juga sebagai pewarna makanan dan bila dikonsumsi dapat menimbulkan kanker. Sementara merkuri yang tergolong sebagai logam berat berbahaya, juga dapat memicu timbulnya kanker kulit.  Bahan kimia ini bersifat mengendap di dalam kulit.

    Khasiat pemutih pada awalnya  memang menggiurkan. Hanya dalam hitungan minggu, kulit mengalami perubahan, seperti menjadi lebih kenyal, mulus, kerutan hilang, dan lebih putih. Tetapi, begitu pemakaian dihentikan, kulit akan kembali ke kondisi semula. Bahkan, kadang-kadang kondisinya dapat menjadi lebih buruk. Yaitu, kulit menjadi hitam atau muncul vlek-vlek. Kulit pun kadang-kadang menjadi merah seperti udang rebus.

    Kosmetik memang tidak boleh mempengaruhi fungsi fisiologis tubuh dan hanya boleh bekerja di lapisan epidermis kulit. Karena itu, jangan pernah menggunakan produk pemutih yang berbahan dasar zat kimia lebih dari tiga bulan. Sebab, setelah melewati tahap tersebut, proses regenerasi atau perbaikan kulit akan lebih sulit.(vivanews.com)

    Kandungan Pemutih Kulit Yang Aman

    Advertisements
     
    • kosmetik 3:24 am on January 27, 2011 Permalink | Reply

      produk pemutih apa sih yang aman bagi semua pengguna ?

  • dustyswan 6:30 am on March 19, 2009 Permalink | Reply
    Tags: akibat kosmetik palsu, akibat merkuri pada wajah, bahaya kosmetik bermerkuri pada wajah, , , , , kasus kerusakan akibat kosmetik, , kasus korban kosmetika, kasus korban krim pemutih wajah, , , , kosmetik ilegal, , pemutih berbahaya, , wajah korban pemutih, wajah melepuh akibat kosmetik bermerkuri,   

    Berharap Wajah Memutih Malah Jadi Merintih 


    KETIKA Ny. Rinda, sebut saja namanya begitu, memasuki sebuah toko kosmetik di Kota Bandung, pelayan toko tidak terlalu memerhatikannya. Kendati muka ditutupi cadar, orang-orang di sekitarnya menganggap ia salah seorang penganut paham fanatik. Namun ketika ia menyibakkan cadarnya, orang meringis ngeri. Wajahnya retak-retak bagai sawah di musim kering. Ketika ia berbicara, dari retakan itu mengalir darah! Walau kesakitan, ia memaksakan diri datang ke toko untuk meminta pertanggungjawaban toko kosmetik tersebut.

    Perempuan itu menuding, kerusakan wajahnya diakibatkan pemakaian kosmetika pemutih wajah yang dibelinya di toko tersebut.

    “Peristiwa itu sudah agak lama. Dan jenis kosmetik pemutih wajah yang saat itu sedang tren kini sudah ditarik dari peredaran,” jelas Permadi (35) juga bukan nama sebenarnya. Permadi adalah salah seorang saksi mata dari “korban kosmetik ” tersebut, kebetulan juga seorang supplier kosmetik di Bandung.

    Menurut Permadi, jenis kosmetik berbentuk krim tersebut memang termasuk keras. Tetapi kerusakan pada kulit wajah yang diakibatkan krim tersebut tidak menimpa semua pemakainya. “Sama seperti berbagai jenis krim lainnnya, pemakaian krim pemutih yang dijual bebas , cocok-cocokan (tergantung cocok tidaknya pada seseorang),” tegas Permadi.

    Untuk mengetahui cocok tidaknya kulit seseorang pada krim pemutih yang akan dipakainya, menurut Permadi ada jalan sederhana. Sebelum memutuskan menggunakannya untuk wajah, coba oleskan dulu di kulit tangan sebelah atas.

    Pakai selama semalam. Jika tidak ada reaksi, berarti krim itu aman,” saran Permadi.

    **

    BOLEH dibilang media telah sukses besar memengaruhi kaum perempuan. Melalui iklan berbagai produk, media gencar mencitrakan bagaimana perempuan yang disebut cantik itu. Sosok cantik yang dicitrakan dan kemudian menjadi idola para wanita di seluruh dunia adalah yang bertubuh langsing, rambut lurus dan berkulit putih.

    Agar langsing, ya harus berani diet. Tak heran jika kemudian banyak komponen pendukung yang dipromosikan untuk menjadi langsing. Mulai dari gula rendah kalori, program pelatihan, pijat refleksi, tusuk jarum dan banyak lagi.

    Sedangkan untuk mendapatkan rambut lurus, teknologi kecantikan yang makin tinggi telah berhasil menciptakan teknologi rebounding atau pelurusan rambut di salon-salon kecantikan.

    Bagaimana dengan kulit wajah yang putih mulus? Ya, itu tadi. Sekarang banyak pemutih wajah yang dijual secara bebas.

    Seorang ibu pernah terkaget-kaget ketika bertemu kembali dengan kenalannya. “Kok wajahnya jadi putih ya. Padahal setahu saya, dulu teman saya itu, ya sama seperti saya. Wajahnya sawo matang. Ternyata teman saya itu memakai pemutih wajah,” cerita ibu tersebut.

    Pernah melihat seorang wanita yang berjalan di bawah terik matahari dengan kulit muka yang sangat merah? Bisa jadi ia juga pemakai kosmetika untuk pemutih wajah. Beragamnya jenis pemutih wajah beragam juga cara kerja dan hasilnya.

    Banyaknya berbagai jenis pemutih wajah dengan harga variatif dari yang mahal hingga yang murah meriah akhir-akhir ini membuat semakin banyak juga kaum perempuan memburunya. Atau hal ini juga karena berlakunya hukum pasar. Ada demand (permintaan) maka ada suplai (penyediaan ). Karena begitu banyak perempuan yang ingin tampil dengan wajah putih mulus , maka produsen yang jeli cepat menangkap peluang untuk menghadirkan kebutuhan kaum perempuan ini.

    Sayangnya, pihak produsen pembuat kosmetik sering tidak sabar melempar produk buatannya ke pasaran. Sebelum departemen kesehatan mengujinya, mereka sudah langsung memasarkannya. Ada juga produsen yang memang nakal. Kendati tahu bahan yang digunakan sebagai pembuat kosmetik pemutih adalah jenis zat berbahaya, atas nama keuntungan maka produsen (pura-pura) melupakannya.

    Akhir Oktober lalu Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 51 jenis kosmetik berbahaya. Di antara kosmetik tersebut terdapat beberapa jenis krim pemutih wajah. Selain tidak terdaftar, kosmetik-kosmetik tersebut ternyata mengandung bahan berbahaya seperti merkuri (Hg) dan merah K.10 (Rhodamin B,C.I Food Red No.15 C.I 45170 ). Bahan-bahan tersebut dilarang digunakan pada produk kosmetik.

    Menurut Kepala Badan POM, H. Sampurna seperti dikutip “PR”, 20 Oktober 2004 lalu, penggunaan bahan-bahan tersebut akan merugikan kesehatan. Antara lain merusak kulit wajah berupa iritasi, pengelupasan kulit, hipopigmentasi, hiperpigmentasi dan karsinogenik teratogenik pada pemakaian jangka tertentu.

    **

    EUIS Megawati, Dra. dari Unit Layanan Pengaduan Konsumen Obat dan Makanan Balai Besar (BBPOM) Bandung mengungkapkan, merkuri bisa berakibat buruk pada ginjal, sedangkan rhodamin B bisa menyebabkan gangguan fungsi hati atau kanker hati apabila digunakan dalam jangka waktu lama.

    Rhodamin B, lanjut Euis , merupakan zat warna sintetis yang sering digunakan untuk pewarnaan kertas dan tekstil. Rhodamin B dilarang digunakan untuk obat, makanan dan kosmetik. Hal ini sesuai dengan Permenkes No

    293/Menkes/Per/V/85 tentang zat warna tertentu yang dinyatakan sebagai bahan berbahaya.

    Senada dengan Euis, menurut dokter spesialis kulit Wisnu Kusumawardana, Sp.KK. sebenarnya merkuri merupakan logam berat yang pada suhu kamar berbentuk cair.

    Barangkali kita akan lebih bisa membayangkan jika menyebutnya sebagai air raksa. Dalam kosmetika, merkuri ini biasanya berbentuk senyawa, misalnya

    Ammomated Mercury Chloride (NH2 Hg Cl). Pada kulit, terutama kulit wajah, merkuri bersifat korosif dan merangsang alergi. Artinya, ia dapat menyebabkan iritasi. Itu akibat yang ringan.

    Merkuri bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Karena sifatnya yang menyerap (absorb) melalui kulit, ia akan bisa mencapai aliran darah dan diedarkan ke organ tubuh lainnya. Akibatnya, merkuri akan terakumulasi dalam ginjal. Dalam jumlah yang banyak, tentu saja merkuri bisa merusak fungsi organ vital manusia.

    “Makanya, sebaiknya merkuri tidak ada dalam kosmetika, karena sifatnya yang terakumulasi. Sayang kan jika zat itu sudah menyerang ginjal kita yang tadinya sehat?” kata Wisnu.

    Kulit yang teriritasi merkuri sebenarnya tidak khas, sama saja dengan kulit yang teriritasi dengan zat-zat lain. Misalnya saja, akibat paling ringan berupa gatal-gatal dan pedih, kulit jadi memerah. Akibat yang lebih berat bisa berupa mengelupasnya lapisan teratas kulit (epidermis) yang biasa dikenal dengan istilah epidermolisis.

    Parah atau tidaknya akibat merkuri, tergantung pada kekuatan kulit sang pemakai, juga seberapa banyak ia menggunakannya dan seberapa luas merkuri itu mengenai kulit seseorang.

    Kalaupun Anda telanjur terkena dampak negatif merkuri, jangan putus asa, karena itu bisa diobati. “Tahap pertama, menghentikan pemakaian kosmetika yang mengandung merkuri. Lalu carilah dokter untuk meminta obat anti iritasi. Dokter akan melihat sejauh mana akibat yang ditimbulkan merkuri ini pada kulit seseorang. Jika terlihat agak parah, selain memberikan krim antiiritasi dokter akan memberi krim antibiotik. Bila gejala iritasi kulit kuat sekali dokter akan menambahkan obat peroral,” jelas Wisnu yang juga menjadi dokter konsultan di Natasha Skin Care.

    Biaya penyembuhan tentunya tergantung seberapa parah akibat yang ditimbulkan merkuri pada kulit.

    Iritasi akibat merkuri memang bisa dihilangkan, namun alangkah lebih baik jika kita menghindari kosmetika yang mengandung merkuri sebelum zat itu merusak tubuh.

    Sayangnya kita tidak bisa membedakan mana kosmetika yang mengandung merkuri dan mana bebas zat berbahaya itu. “Produk yang mengandung merkuri tidak dapat dilihat secara kasat mata. . Pembuktiannya harus melalui tes di laboratorium,” tegas dokter yang pernah menjalani crash programm skin care di Singapura dan mendalami masalah dermatitis di Malaysia ini.

    Sebagai tindakan waspada, kita harus memilih kosmetika yang aman. Untuk itu,paling tidak ada tiga hal yang bisa dilakukan.

    Pertama, memilih produk yang terdaftar di pemerintah. Hal itu bisa dilihat dari tanda apakah produk tersebut sudah ada nomor kode dari Depkes.

    Kedua, pilihlah produk yang diawasi tim medis/dokter. Ada banyak produk yang dalam pengolahannya di bawah pengawasan dokter ahli, termasuk produk-produk kosmetika buatan dalam negeri. Ketiga, menggunakan produk kosmetika atas anjuran dokter, terutama dokter yang ahli dalam kulit dan kosmetika. Masih ragu dengan satu produk yang Anda pakai? Bawalah kosmetika itu ke dokter kulit, tanyakan apakan produk tersebut aman untuk jenis kulit Anda. Tidak ada salahnya jika sesekali Anda mendatangi LP POM untuk menanyakan produk mana yang sudah aman dan mana yang tidak.

    Selain merkuri, lanjut Wisnu, ada zat lain yang biasanya terdapat dalam kosmetika dan perlu diwaspadai, yakni zat pewarna Rhodamin B. Pewarna tekstil ini biasa ditemukan pada blush on. Rhodamin B bisa terabsorbsi oleh kulit dan terakumulasi di dalam hati.

    Ella/”PR” – Uci


    ———————————————————————

    Want More ?

    Dampak Dandan terhadap Nilai Tukar Rupiah

    READ THIS FIRST !

    Stop Using Dangerous Cosmetics !

    True Story : Bencana Krim Siang & Krim Malam

    Dikagumi 9 dari 10 Laki-laki


     
    • kosmetik 2:59 am on January 31, 2011 Permalink | Reply

      memangnya apa efek samping dari produk tersebut ?

    • juliette has a gun 5:03 am on April 17, 2009 Permalink | Reply

      oh my god…
      nyeremin banget ngebayanginnya…..

      • beautyonwatch 5:41 am on April 17, 2009 Permalink | Reply

        🙂 jangan ditiru ya…. high-end brand aja high hazard apalagi kosmetik2 gak jelas. karena kulit memang gak bisa diputihkan.

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel